Jumat, 29 Maret 2013

The Real Happy :)

Aku bukannya baru menemui hidup yang seperti ini. Yang seperti kata orang adalah indah jika dihayati begitu dalam, apalagi menggunakan hati. Aku juga tidak pernah berpikir kalau yang kata orang itu indah akan menyelinap merasuki hidupku yang awalnya biasa-biasa saja. Ah, entahlah, aku tak mau berbicara banyak masalah itu.

Saat ini aku bukanya tak mau, apalagi tak ingin. aku mau apalangi kalu dibilang ingin. Tetapi waktu yang belum membiarkan kata mau dan ingin itu mendapat izin di halaman-halaman selanjutnya, seperti kata Anas "Masih ada halaman-halaman lain". hehehe

Aku pernah mendengar sebuah kalimat dari seorang yang bijak dari Sahabat saya di Kampus, namanya Rasna, Dia sempat membaca sebuah buku motivasi di Gramedia saat kami pergi bersama sebulan yang lalu, Katanya begini: "Kalau kita terus berkata tidak, maka kita akan berada di tempat yang sama". Nah, lho?
Bijak sekali memang. Tetapi tetap tak merubah pendirianku pada hal yang Allah tak memberiku izin untuk saat ini. Aku tak ingin banyak orang mengetahui apa itu. Cukup Allah dan Aku saja yang tahu. :)

Memang telah termaktub dalam al-qura nan suci bahwa manusia harus saling menyayangi. Yah, aku telah melakukannya. Sayang kepada Ibu, ayah, sahabat, teman, tetangga, bahkan seseorang yang tak dapat ku sebut namanya. Tetapi, rasa sayang itu akan ada pada puncaknya ketika Allah memberi izin membuka hati dan waktu yang masih menjadi rahasianya.

Kebanyakan teman berbicara masalah hati. Entahlah, aku tak mengerti maksud mereka. Apa yang mereka rasakan aku tak rasakan. Hak mereka untuk berbahagia dengan hati yang mereka sayangi sebagai seseorang yang katanya special itu. Whatever, aku tak peduli. Akan ada waktunya "The Real Happy" itu
akan singgah dan menetap sebagai hati yang akan ku simpan selamanya. :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengabulan Allah

Kita tidak pernah tahu, bisik hati mana yang akan Allah kabulkan. Kita tidak pernah tahu doa dari siapa yang akan Allah indahkan. Dan kit...