Selasa, 05 April 2016

Lalu?

Kegelisahan kita mungkin tidak pernah sama. Atau pikiran kita juga. Apalagi langkah kaki kita. Orang-orang justru bahkan tak pernah melihat kita akan melakukan hal itu. Tapi, kau tahu? Saat doa begitu melangit, walau tak sama, kegelisahan itu bisa terobati. Walau tak sama, pikiran juga hanya akan memiliki hal yang baik-baik.

Langkah kaki kita?

Tidakkah Sadar?


Kita selalu penasaran dengan apa yang orang-orang sedang rasakan. Sedang kita tidak penasaran dengan diri sendiri; apakah benar perasaan kita yang tumbuh itu sudah benar atau tidak.  

Cemas-cemas

Saat kita mencemaskan sesuatu, kita melewati beberapa hal. Melewati kebaikan-kebaikan yang ada namun tidak terpikirkan. Melewati berbagai macam kemungkinan-kemungkinan buruk tanpa bisa kita mengerti dan yakini sesuatu itu mungkin akan terjadi.
Saat kita mencemaskan sesuatu, bukan tak mungkin kita sedang kehilangan sesuatu yang lain. Yang bisa jadi membuat ketidakkemungkinan yang ada di kepala menjadi sesuatu yang mungkin. Tapi kita tidak menyadari kehilangan itu.

Jelita Hikmah Pemilu

Hari ini kita mengambil banyak hikmah. Kita mengambil nomor urut dan tahu di waktu ke berapa nama kita disebut. Pun tahu bekal apa yang t...