Minggu, 22 Oktober 2017

Belajar pada Waktu



Setiap waktu, kita melihat daun-daun tumbuh. Kita menyaksikannya semakin hari semakin banyak. Kita bahkan menatapnya dengan takjub akan kuasa Tuhan. Setiap waktu, kita mengetahui banyak bayi yang lahir. Kita lalu menyaksikannya tumbuh menjadi seorang anak kecil yang menggemaskan. Lalu meremaja, lalu mendewasa. Lalu menua. Dari sana, kita bisa belajar bahwa betapa Tuhan menjadi begitu sangat baik sekali. Dijadikannya segala sesuatu menjadi paripurna. Menjadi sedemikian elok. Tetapi, mengapa ada dari kita yang bibirnya masih belum menyeringkan mengujar syukur yang banyak? 📝#inay

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengabulan Allah

Kita tidak pernah tahu, bisik hati mana yang akan Allah kabulkan. Kita tidak pernah tahu doa dari siapa yang akan Allah indahkan. Dan kit...