Minggu, 22 Oktober 2017

Hatimu Adalah Dirimu

Di kepala, kita selalu punya banyak kata-kata. Mereka bahkan saling berdesakan. Kadang, perjalanannya panjang sampai tiba ke dalam dada. Di sana, mereka bahkan saling berebut, diri mana yang akan dikeluarkan lebih dulu. Diri mana yang akan lebih dipilih. Dia yang berasal dari hati yang paling kecilkah atau dari bagian hati yang luar. Lalu, kepala dan dada yang saling tarik menarik. Menalar. Kata yang mana akan dipilih, kalimat yang mana yang akan dipilih. Lalu ucapan yang mana yang akan menjadi ujar. "Yang keluar dari bibir adalah apa yang hatimu punyai. Hatimu adalah dirimu", demikianlah kalimat yang banyak orang benarkan. Kalimat itu punya sihir yang baik bagi pendengar dan pembacanya, sebab, seseorang kadang dinilai dari kesan pertama dan meninggalkan pesan di kepala dan isi dada.

Hatimu adalah dirimu, dirimu adalah milikmu. Maka, keluarkan dari sana segala yang baik, semua yang bermanfaat, setiap yang menjadi pelajaran. :') πŸ“ΈπŸ“#inay

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jelita Hikmah Pemilu

Hari ini kita mengambil banyak hikmah. Kita mengambil nomor urut dan tahu di waktu ke berapa nama kita disebut. Pun tahu bekal apa yang t...