Sabtu, 06 April 2019

Kita yang Bukan Langit


Kita tidak pernah lebih daripada tanah tetapi berusaha untuk menjadi penghuni langit kelak adalah sebuah hal yang sama-sama akan terus kita juangkan. Kita tidak pernah lebih besar daripada amanah yang Allah embankan kepada Nabiullah Muhammad Shallallahu 'alaihi wassallam. Tetapi menjalankan sunnah serta hukum islam yang beliau jaga dan terap hingga akhir usia adalah juga amanah kita sebab telah mengikrar sumpah dengan syahadat. Kita tidak pernah lebih daripada lalat yang jika terjatuh dalam bejana berisi air, maka sebagian dari sayapnya adalah racun dan sebagian yang lain adalah penawar atau obatnya. Kita, manusia yang penuh buruk juga baik, yang penuh putih juga kadang hitam hatinya. Manusia yang kadang bermanfaat dan kadang memberi luka kepada saudara. Tetapi, Allah yang Maha Baik, telah menjadikan kita fitrah sejak lahir dan selalu memberikan kita petunjuk untuk selalu mengingatNya dengan shalat dan dzikir. Kita harus pandai benar membaca tanda-tandaNya sebagai bukti cinta yang agung dariNya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jelita Hikmah Pemilu

Hari ini kita mengambil banyak hikmah. Kita mengambil nomor urut dan tahu di waktu ke berapa nama kita disebut. Pun tahu bekal apa yang t...